I Swasta adalah pemuda desa. Ia mampu membunuh harimau yang selama ini dihebohkan sebagian jelmaan dewa dan yang sering merusak perkampungan. Nama I Swasta menjadi terkenal dan ia diangkat menjadi abdi dan pengiring raja.
Cinta antara molek dan yasin yang mengatasi jurang keturunan, derajat dan kekayaan, tak mungkin padam meski sebanyak itu halangn yang dihadapi berdua. Dalam kesetiaannya akan cinta, yasin mengalami kebahagiaan abadi yang hanya untuk orang yang dapat melepaskan dirinya dari segala ikatan dan kongkongan dunia.
Saya mengarng cerita ini, dengan maksud menunjukan adat dan kebiasaan yang kurang baik dan sempurna di tengah-tengah bangsaku, lebih-lebih diantara orang yang berlaki-istri. Harap saya diperhatikan oleh pembaca.
Ketika yogya masih berupa alas liwang-liwung (hutan belantara) tanpa manusia, gunung kidul sudah jadi kota modern, itu di buktikan dengan penemuan benda-benda purbakala. Juga di temukan bukti-bukti arkeologis yang menunjukan migrasi masyarakat burba gunung kidul ke timur, kearah pacitan dan ponogoro.
Kumpulan karangan hasil sayembara mengarang dalam bahaasa indonesia tingkat SLTP tahun 1975/1976
Novel ini mengisahkan penderitaan lahir dan batin berikut aksesnya, yang di alami oleh sepasang remaja dan orangtua mereka masing-masing, sebagai akibat pandangan tentang hubungan antara keturunan bangsawan dab bukan bangsawan.
Lebih kurang itulah inti cerita novel ini. Dengan gaya bahasa yang lincah Suman Hs mengemas tema tersebut sehingga sangat menarik untuk dinikmati.
Radhar Panca Dahana, sedikit dari sastrawan indonesia yang menulis pada usia sangat muda, yaitu 12 tahun. Sebelumnya ada Ajib Rosidi. Ini mendadakan bawa sastra telah merupakn bagian bagian hidup dirinya sejak ia masih remaja dalam arti bahwa sejak menilis itulah sesungguhnya saseorang seperti dia telah tercerabut dari tradisi lingkungannya yang tumbuh di atas tanah kering,terpencil,dan sunyi.